Palu

Gubernur Anwar Hafid Jajaki Kemitraan Investasi dan Hilirisasi dengan Provinsi Sichuan

peristiwapalu
361 views
Bagikan berita Bantu sebarkan informasi ini kepada pembaca lainnya.

 Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menawarkan penguatan kerja sama investasi dan hilirisasi industri kepada Pemerintah Provinsi Sichuan, Republik Rakyat Tiongkok, sebagai upaya memperluas arus investasi dan meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah.

Tawaran tersebut disampaikan Anwar Hafid saat memimpin delegasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam pertemuan dengan Deputi Gubernur Provinsi Sichuan, Zhang Dong Yun, di Chengdu. Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan ekonomi kedua daerah melalui sektor investasi, perdagangan, teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia.

Dalam pertemuan tersebut, Anwar mengatakan Sichuan merupakan mitra strategis bagi Sulawesi Tengah untuk mempercepat hilirisasi industri serta memperluas kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan.


Ia menyebut hubungan kedua daerah telah menunjukkan perkembangan positif. Chengdu Land Port Hub bersama Sichuan Henghui sebelumnya mengimpor daging durian beku asal Indonesia, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan kontrak niat pembelian durian Indonesia senilai lebih dari 50 juta Yuan Renminbi (RMB).

Menurut Anwar, keberhasilan tersebut menjadi peluang untuk memperluas kolaborasi pada sejumlah sektor strategis.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menawarkan tujuh bidang kerja sama, yakni hilirisasi industri durian, penguatan perdagangan komoditas unggulan, hilirisasi sektor pertanian, peternakan dan perikanan, pengembangan teknologi dan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, pengembangan pariwisata berkelanjutan, serta kemitraan antara pemerintah, pelaku usaha, perguruan tinggi, dan lembaga penelitian.

Anwar juga mengundang Pemerintah Provinsi Sichuan beserta investor untuk menanamkan modal di Sulawesi Tengah. Ia menegaskan pemerintah daerah berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kemudahan perizinan, kepastian hukum, penyediaan kawasan industri, dan dukungan terhadap dunia usaha.

“Kami percaya investasi bukan hanya tentang penanaman modal, tetapi juga membangun kepercayaan, berbagi teknologi, menciptakan lapangan kerja, dan mewujudkan kesejahteraan bersama,” kata Anwar Hafid.

Ruang pembaca

Komentar (0)

Belum ada komentar Jadilah pembaca pertama yang memberikan tanggapan.